
“Kami telah mengerahkan personel rescue dari Pos SAR Bone beserta sarana pendukung air untuk memaksimalkan penyisiran di Perairan Pasi Mabborong. Sekarang sudah pencarian hari kedua, dan seluruh unsur SAR gabungan di lapangan terus berupaya secara optimal menyisir area yang diperkirakan menjadi lokasi jatuhnya korban. Kami berharap sinergi yang baik ini bisa segera membuahkan hasil dan korban dapat cepat ditemukan,” ujarnya kepada awak media.
Operasi pencarian dan pertolongan kemanusiaan ini menyatukan kekuatan dari berbagai unsur gabungan di lapangan: Tim Rescue Pos SAR Bone, SAR Brimob, Polairud Kabupaten Sinjai, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD Kabupaten Sinjai, serta didukung penuh oleh masyarakat setempat. Kendaraan evakuasi dan peralatan pendukung operasi SAR telah disiapkan untuk mendukung setiap pergerakan tim di lapangan. Namun hingga saat ini, perairan Pasi Mabborong seolah menyimpan rahasia — Akmal belum juga ditemukan.
Ketidakpastian nasib Akmal menjadi kekhawatiran sekaligus harapan yang tak padam. Keluarga menunggu dengan cemas, sementara tim pencari terus berjuang melawan waktu dan kondisi laut. Setiap meter perairan yang disisir adalah bentuk doa dan upaya agar pemuda berusia 21 tahun ini masih bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung. Kami akan terus memperbarui informasi apabila ada perkembangan terbaru dari lokasi kejadian.
(Tim/ Editor TIM-SI).
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





