Basarnas Makassar Pakai Gelombang Buatan Evakuasi Korban Tenggelam

  • Bagikan
Tim SAR Gabungan evakuasi korban tenggelam di Sungai Pampang Makassar. (Foto dok: Basarnas).

Penyisiran dilakukan dari titik korban hilang hingga 500 meter ke arah muara. Sementara tim darat memantau sepanjang bantaran, tim air terus membuat gelombang buatan. Metode ini terbukti efektif setelah beberapa putaran dan jasad korban terlihat mengapung.

Jasad kemudian segera dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga yang sudah menunggu di rumah duka.

Peristiwa nahas ini bermula Selasa malam 19/5/2026. Korban bersama dua temannya berada di bantaran Sungai Pampang. Diduga dalam pengaruh alkohol dan merasa kepanasan, ketiganya nekat melompat ke sungai. Dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara Asrul terseret arus deras dan hilang.

Menanggapi kejadian ini, Andi Sultan mengimbau warga agar tidak meremehkan bahaya di sekitar perairan.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan