Persiban Bantaeng Tekuk Gowa 3-1, Melaju Kencang di Piala Gubernur Sulsel Zona Selatan

  • Bagikan
Skuad Persiban Bantaeng merayakan gol ke gawang Gowa, semangat juang dan kerjasama tim jadi kunci kemenangan 3-1 Persiban Bantaeng Merayakan Gol Semangat Juang Tinggi. (Foto dok istimewa/ Suaraimbang).

SUARAIMBANG.COM, JENEPONTO — Suasana Stadion Mini Turatea Kabupaten Jeneponto bergemuruh menyaksikan keperkasaan Persiban Bantaeng pada laga kedua penyisihan Grup Zona Selatan Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026. Bertindak sebagai lawan kesebelasan Kabupaten Gowa, tim berjersi biru tampil meyakinkan hingga mengunci kemenangan dengan skor 3-1 pada Rabu (2/9/2026). Kemenangan ini menyusul hasil imbang tanpa gol yang diraih pada laga pembuka melawan Takalar.

Pertandingan berjalan ketat di babak pertama tanpa ada gol yang tercipta. Perubahan drastis terjadi tepat setelah turun minum. Tiga gol beruntun mengalir deras ke gawang lawan dalam kurun waktu singkat. Ahmad Ali membuka keran gol tepat di menit ke-46. Tak selang lama Triadi menambah keunggulan pada menit ke-58, disusul Lambu yang mengokohkan kedudukan menjadi 3-0 pada menit ke-62. Gowa sempat memperkecil jarak lewat sundulan kepala Ibnu dari tendangan sudut pada menit ke-65, namun peluang bangkit tertutup rapat hingga peluit akhir berbunyi.

Skuad Persiban Bantaeng berfoto bersama serta momen kegembiraan usai mengalahkan Gowa 3-1 pada laga kedua penyisihan Zona Selatan Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 di Stadion Mini Turatea Jeneponto. (Foto dok:IST/Suaraimbang).

Asisten pelatih Persiban Bantaeng Didi Said menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi setinggi langit kepada para pemain di usai laga. Alhamdulillah permainan anak-anak tadi luar biasa, tampil dengan semangat juang yang tinggi serta kerjasama tim yang sangat baik ujarnya. Skema permainan yang disusun tim pelatih terbukti berjalan efektif terutama pada babak kedua, di mana rotasi pemain menjadi salah satu kunci vital agar performa tetap tajam hingga detik terakhir.

Meski kemenangan diraih Didi Said tetap jujur menunjuk hal yang mesti diperbaiki menjelang laga krusial berikutnya. Masalah utama yang harus disempurnakan adalah ketepatan penyelesaian akhir serta transisi dari bertahan ke menyerang. Gol kebobolan juga menjadi catatan penting di mana tim kurang waspada saat mengawal tendangan sudut sehingga bola sundulan lawan lolos tak terhadang. Hal itu diakui sebagai momen penurunan fokus yang tidak boleh terulang di laga-laga ke depan.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan