Kang Dedi Mulyadi Hadir, Warga NTT Menangis Bahagia

  • Bagikan
Wanita warga Nagekeo menangis bahagia — Air mata jatuh bukan karena sedih, melainkan karena harapan: rumah yang hancur diguncang gempa akan dibangun kembali. Momen terekam dalam video yang diunggah Kang Dedi Mulyadi pada Minggu (23/8/2026). (Foto Tangkapan layar).

SUARAIMBANG.COM, NAGEKEO, NTT — Air mata yang jatuh bukan lagi karena kesedihan akibat bencana, melainkan tangis bahagia yang meluap-luap karena harapan kini nyata terlihat di depan mata. Sebuah video yang diunggah pada Minggu (23/8/2026) oleh akun resmi Kang Dedi Mulyadi segera menyebar luas dan menyentuh hati ribuan netizen. Dalam rekaman tersebut, terlihat momen yang sangat emosional: seorang wanita warga Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, menangis tersedu-sedu, lalu berpelukan erat dengan Kang Dedi Mulyadi — seolah tak percaya bahwa rumah yang hancur diguncang gempa kini benar-benar akan dibangun kembali.

Unggahan tersebut tertulis sederhana namun bermakna dalam: “Tangis bahagia, karena rumah bisa dibangun kembali.” Kalimat pendek itu menjadi penegas dari apa yang dirasakan ratusan keluarga yang selama ini bertahan hidup di bawah tenda darurat, menunggu kabar kapan mereka bisa kembali memiliki tempat berteduh yang layak.

Kehadiran Kang Dedi Mulyadi di tengah warga Nagekeo bukan sekadar kunjungan biasa. Ia datang membawa kepastian — bahwa rumah-rumah yang runtuh diguncang gempa akan berdiri tegak kembali. Bukan janji manis yang menguap di udara, melainkan langkah nyata yang membuat warga yang selama ini menahan rasa sakit dan kehilangan, akhirnya berani tersenyum lagi di antara air mata kebahagiaan.

Dalam video yang telah memicu ribuan reaksi dari netizen, terlihat jelas bagaimana pelukan hangat dan genggaman tangan menjadi bahasa yang tak perlu diterjemahkan. Di tengah keterbatasan dan luka yang belum sembuh, kehadiran seseorang yang benar-benar peduli dan menepati janji menjadi obat penenang yang paling berharga.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan