Adrenalin Pecah! WGB Bantaeng Resmi Dibuka Bupati Uji Nurdin

  • Bagikan
Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin berfoto bersama panitia, perwakilan komunitas Gel Blaster, dan unsur Forkopimda usai membuka Turnamen Fun War WGB 2026 di Lapangan Panjat Tebing Bantaeng, Jumat (1/5/2026). (Foto: Dok. Istimewa).

SUARAIMBANG.COM, BANTAENG — Deru peluru gel dan sorak penonton memecah di Lapangan Panjat Tebing Bantaeng, Jumat (1/5/2026).

Arena tak biasa itu resmi menjadi medan tempur Water Gel Blaster atau WGB, saat Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin mengibarkan bendera start turnamen Fun War.

Berbeda dari paintball atau airsoft, WGB mengandalkan butiran gel berbahan dasar air. Aman, tak menyakitkan, tapi tetap menuntut kecepatan, strategi, dan kerja tim. Setiap pemain wajib mengenakan pelindung mata dan rompi standar. Satu kali tertembak, keluar arena.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin menegaskan dukungan penuh Pemkab Bantaeng bersama TNI, Polri, dan Kejari.

“Kegiatan positif seperti ini baik untuk mengisi waktu luang sekaligus silaturahmi. Tapi semua harus sesuai aturan demi kenyamanan bersama,” ujarnya.

Foto: Bupati Bantaeng berfoto bersama panitia, perwakilan komunitas, dan unsur Forkopimda usai acara pembukaan turnamen. (Dok. Istimewa).

Uji Nurdin menyebut WGB menantang dan butuh persiapan matang. Ia berkomitmen mencari arena lebih luas tahun depan agar peserta membludak.

“Biar lebih meriah. Bantaeng harus jadi tuan rumah event ekstrem yang aman dan tertib,” katanya.

Namun ia menekankan satu hal: karakter. “Tidak ada kemenangan indah dari cara curang. Kita orang Bantaeng pegang Sipakatau, saling menghormati. Jaga nama baik daerah. Foto dan video ini pasti viral. Tunjukkan Bantaeng itu keren, aman, ramah,” tegasnya disambut tepuk tangan.

Mekanisme laga sederhana. Dua tim berisi lima orang saling serang. Targetnya: menjatuhkan objek di belakang pertahanan lawan. Tim tercepat menghancurkan target keluar sebagai pemenang.

Selama dua hari, Lapangan Panjat Tebing berubah jadi panggung strategi. Teriakan komando, langkah senyap, dan letupan gel berkejaran. Ratusan pasang mata tak beranjak. WGB bukan sekadar hobi. Di Bantaeng, ia menjelma ruang ekspresi, sportivitas, dan etalase daerah ke Indonesia.

FAP/EDITOR MD.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan