Lailatul Qadar: Malam Kemuliaan yang Tak Terhingga

  • Bagikan
Orang shalat malam. (Sumber Foto: www.um-surabaya.ac.id).

SUARAIMBANG.COM, MAKASSAR – Bulan Ramadhan adalah waktu yang paling dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Di antara 30 hari yang penuh berkah ini, ada satu malam yang keagungannya melampaui seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar. Malam ini adalah waktu yang sangat sakral, di mana setiap ruku’ dan sujud kita dihargai dengan pahala yang melampaui masa hidup manusia pada umumnya.

Lailatul Qadar adalah sebuah waktu yang senantiasa dinantikan dengan penuh kerinduan oleh umat Muslim. Keagungan malam yang nilainya melampaui seribu bulan ini sengaja diselimuti rahasia oleh Allah swt. Ketidakpastian waktu kehadirannya bukan tanpa alasan; ia merupakan sebuah rahasia Ilahi untuk menguji sejauh mana keikhlasan dan keteguhan hati seorang hamba dalam beribadah tanpa harus terpaku pada angka dan tanggal.

Mencari Lailatul Qadar bukanlah hal yang mudah, namun kita tidak dibiarkan tanpa petunjuk. Merujuk pada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari, kita sangat dianjurkan untuk memfokuskan pencarian malam mulia tersebut pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Isyarat ini menjadi kompas spiritual bagi umat Islam agar lebih intens menghidupkan malam-malam ganjil tersebut dengan optimisme dan ketaatan yang lebih tinggi.

Dalam hadits riwayat Imam Al-Bukhari, Rasulullah saw bersabda:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: “Dari Aisyah ra bahwa Rasulullah saw bersabda: “Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil dalam sepuluh terakhir di bulan Ramadhan.”

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan