Khutbah Gerhana di Gowa, Asnawin Luruskan Mitos

  • Bagikan
Foto: Asnawin Aminuddin membawakan khutbah shalat gerhana. (Dok: istimewa).

SUARAIMBANG.COM, GOWA – Wakil Ketua Majelis Tabligh Muhammadiyah Sulsel, Asnawin Aminuddin, membawakan khutbah shalat gerhana di Masjid Khadijah Binti Khuwailid Kompleks Bumi/Griya Pallangga Mas 1, Pallangga, Kabupaten Gowa, Selasa malam, 03 Maret 2026.

Shalat gerhana diikuti seratusan jamaah laki-laki dan perempuan, termasuk Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Khadijah Binti Khuwailid, H Nasrullah, Ketua Panitia Amaliah Ramadhan Muhammad Sakib, serta Dewan Syuro DKM Khadijah Binti Khuwailid Prof Muhammad Yaumi.

Asnawin dalam khutbahnya mengatakan, fenomena alam berupa gerhana bulan adalah salah satu bukti kebesaran Allah. Gerhana bukan sebagaimana diyakini sebagian masyarakat dulu, bahwa itu peristiwa ditelannya bulan, atau penanda bencana bagi petani, peternak, dan lainnya. Keyakinan seperti itu tidak benar.

“Dalam Al-Qur’an Surah Yasin ayat 40, Allah berfirman, tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya,” kata Asnawin yang juga Sekretaris DKM Khadijah Binti Khuwailid.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan