
SUARAIMBANG.COM, PALOPO – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah (UM) Palopo menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “Penguatan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak dalam Perspektif Islam Berkemajuan Muhammadiyah” pada Selasa pagi, (2/12) di Aula Lantai 3 Rektorat UM Palopo. Acara ini menghadirkan Ketua Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) FKIK UIN Alauddin Makassar, dr. Nurhira Abdul Kadir, MPH., Ph.D, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, dr. Hira menjelaskan bahwa Islam Berkemajuan Muhammadiyah memiliki dua pilar utama, yaitu purifikasi dan dinamisasi, yang relevan dengan penguatan layanan kesehatan ibu dan anak (KIA). Ia menekankan pentingnya integrasi nilai keagamaan, pengetahuan medis, dan pendekatan berbasis bukti untuk membentuk tenaga kesehatan profesional yang mampu berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Dalam perspektif Islam Berkemajuan Muhammadiyah, upaya memperkuat layanan KIA merupakan perwujudan amanah menjaga keselamatan jiwa (hifz al-nafs) melalui pelayanan yang ilmiah, etis, dan humanis,” kata dr. Hira.
Kuliah umum ini dihadiri oleh mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi, termasuk S1 Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan, dan S1 Gizi. Antusiasme peserta terlihat jelas, terutama saat narasumber memaparkan praktik nyata penerapan Islam Berkemajuan dalam layanan KIA melalui amal usaha kesehatan Muhammadiyah.
Kegiatan ini tidak hanya memperluas wawasan akademik, tetapi juga memperkuat kemitraan antara FKIK UIN Alauddin Makassar dan UM Palopo dalam mencetak generasi tenaga kesehatan berkemajuan yang siap menjawab tantangan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.
Dengan demikian, FIKES UM Palopo berharap dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di masyarakat, serta memperkuat peran Muhammadiyah dalam mewujudkan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.
Laporan Haidir Fitrah Siagian/ Editor MD.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.




