Hari Keempat Hilang, Jasad Umar Saputra Jatuh dari Jolloro Ditemukan di Perairan Sinjai

  • Bagikan
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad Umar Saputra (21 tahun) yang ditemukan mengapung di perairan Kanalo 2, Sinjai, Jumat 21 Agustus 2026 — hilang sejak jatuh dari kapal jolloro empat hari sebelumnya. (Foto dok: Basarnas).

Selama empat hari penuh, operasi pencarian ini tidak berjalan sendirian. Ada kolaborasi ketat dan solid yang terjalin antara Tim Rescue Pos SAR Bone (Basarnas Makassar), SAR Brimob, Polairud Kabupaten Sinjai, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD Kabupaten Sinjai, serta peran aktif masyarakat dan nelayan setempat yang tanpa lelah turun ke perairan membantu menyisir setiap jengkal laut. Dengan ditemukannya jasad korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing setelah menjalankan tugas kemanusiaan ini dengan penuh dedikasi.

Musibah ini menjadi pengingat yang menyakitkan namun nyata: betapa luas dan dahsyatnya lautan yang kita cintai, sekaligus betapa berharganya setiap detik dan keselamatan saat berada di atas perairan. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan yang tak terhingga. Selamat jalan, Umar Saputra. Semoga laut yang pernah menjadi sumber rezekimu kini menjadi tempat peristirahatan yang tenang.

(Tim/Editor MD).

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan