

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bantaeng yang dihubungi Selasa, 15 April 2026, menyebut capaian ini buah dari intervensi berlapis.
“Kita dorong diversifikasi pangan lokal, jaga stabilitas harga di pasar, dan pastikan bantuan pangan tepat sasaran. Hasilnya, akses warga ke pangan bergizi makin mudah,” ujarnya.
Bapanas mencatat 9 kabupaten lain di atas Bantaeng. Urutan pertama hingga kesembilan: Badung (88,79), Kutai Kartanegara (86,50), Balangan (86,42), Hulu Sungai Tengah (85,67), Sleman (85,50), Tabalong (85,23), Banjar (84,70), Hulu Sungai Selatan (84,56), dan Barito Kuala (84,42).
Masuknya Bantaeng di daftar elit ini memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan. Sebelumnya, Sulsel juga dikenal sebagai produsen beras terbesar kedua nasional. Capaian IKP 84,14 sekaligus menjadi modal Pemkab Bantaeng untuk menarik program pangan lanjutan dari pusat, termasuk penguatan cadangan pangan dan hilirisasi komoditas unggulan.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





