
Team Leader Pelayanan Pelanggan PLN ULP Bantaeng, Dafy Elva, menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan tersebut. Ia membenarkan pembayaran tambah daya Masjid Nurul Tarbiyah tercatat di sistem melalui aplikasi PLN Mobile.
“Terkait keluhan jemaah Masjid Nurul Tarbiyah, kami sampaikan permohonan maaf terlebih dahulu. Perubahan daya dari 11.000 VA ke 13.200 VA belum terproses karena kendala stok material kabel SR dan MCB 3x20A sebelumnya,” jelas Dafy Elva, Jumat 24 April 2026.
Dafy memastikan pemasangan akan dilakukan secepatnya setelah material tersedia, dengan target sebelum Jumat pekan depan atau sebelum 1 Mei 2026. Ia menegaskan PLN menempatkan rumah ibadah sebagai pelanggan prioritas.
“Kami menyesalkan proses tambah daya belum selesai tepat waktu sehingga terjadi gangguan saat Salat Jumat. Hal ini menjadi perhatian serius. PLN memiliki mekanisme kompensasi sesuai ketentuan SLA apabila terjadi keterlambatan layanan,” tambahnya.
Terkait evaluasi internal, Dafy menyebut pihaknya terus membenahi kelancaran ketersediaan material. Untuk gangguan mendesak, masyarakat dapat menghubungi Contact Center PLN 123 atau menu “Pengaduan” di aplikasi PLN Mobile yang aktif 24 jam.
TIM/EDITOR TIM-SI.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





