
Tim gabungan langsung menyisir area yang diduga menjadi jalur korban. Fokus pencarian diarahkan ke lereng hutan dan jalur kebun yang kerap dilalui warga. Koordinasi intensif dilakukan dengan BPBD Kota Palopo, Damkar, Babinsa, serta potensi SAR dan masyarakat setempat yang mengenal medan.
Arif Anwar menekankan keselamatan personel menjadi prioritas di tengah cuaca ekstrem yang tidak menentu.
“Kami mengedepankan sinergi seluruh unsur. Tim di lapangan dibekali peralatan navigasi, drone thermal, dan perlengkapan jungle rescue untuk mengoptimalkan pencarian,” ujarnya.

Hingga Sabtu siang, operasi SAR masih berlangsung. Medan terjal, kabut tebal, dan hujan sporadis menjadi tantangan utama tim di lapangan. Keluarga korban berharap Indo Rampa segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Operasi ini melibatkan unsur Basarnas Pos SAR Palopo, BPBD Kota Palopo, Damkar, Babinsa, relawan, dan warga Battang Barat.
TIM EDITOR R-SI.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





