
SUARAIMBANG.COM, BANTAENG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, mengerahkan armada pengangkut sampah untuk mengatasi penumpukan sampah di wilayah BTN Arakeke, Bantaeng, yang terjadi selama liburan Idul Fitri. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas DLH Bantaeng, Andriadi menyatakan bahwa penumpukan sampah disebabkan oleh tingginya sumber sampah pasca lebaran.
“Penumpukan sampah di wilayah pemukiman akhir-akhir ini disebabkan tingginya sumber sampah pasca lebaran, di mana masyarakat lebih banyak menghasilkan sampah dibandingkan hari normal biasa,” kata Andriadi, Jumat (27/3/2026) kepada Media Suara Imbang.
DLH Bantaeng telah mengerahkan sembilan armada pengangkut sampah, beserta petugasnya, untuk melakukan pengangkutan sampah di BTN Arakeke. “Hari ini, kami sudah mengerahkan sembilan armada, beserta petugasnya, untuk melakukan pengangkutan sampah di BTN Arakeke,” tambah Andriadi.
Andriadi menjelaskan bahwa armada pengangkut sampah yang biasanya dapat mengcover semua wilayah rute pengangkutan dalam satu hari, tidak dapat melakukan hal yang sama karena tingginya sumber sampah.
“Armada pengangkut yang biasanya dapat mengcover semua wilayah rute pengangkutan dalam satu hari, tidak dapat melakukan hal yang sama karena tingginya sumber sampah,” jelasnya.
DLH Bantaeng juga menggunakan armada lain untuk menggantikan armada yang sedang dalam perbaikan. “Armada yang khusus melayani BTN Arakeke sementara dalam perbaikan, namun kami tetap beroperasi menggunakan armada lain,” tutup Andriadi.
Tim-SI/Editor MD.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





