
Kapolda juga memberikan penjelasan terkait isu keterlibatan oknum Polwan dalam kasus Pemerasan Supir di Gowa. Kapolda menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan bahwa oknum Polwan yang disebut terlibat ternyata hanya dipinjam rekening oleh pihak lain.
“Polwan tersebut di pinjam rekening namun tidak ingat nomor rekeningnya jadi memberikan rekening teman yang saat itu bersama dengannya. Setelah uang dikirim, dihubungi kembali oleh bersangkutan untuk mengirimkan sejumlah uang tersebut ke rekening yang bersangkutan. Jadi, kami tidak serta merta mempercayai begitu saja, tapi tetap mengedepankan pembuktian,” tuturnya.
Selanjutnya, Polda Sulsel akan bekerja sama dengan pihak perbankan untuk menelusuri transaksi keuangan terkait, guna memastikan tidak ada keterlibatan anggota secara langsung.
“Kami tetap menjunjung asas praduga tak bersalah, namun apabila nanti terbukti ada anggota yang terlibat, kami tidak akan sungkan memberikan tindakan tegas dan tidak akan melindungi siapapun yang bersalah,” tegas Kapolda.
Menutup keterangannya, Irjen Pol. Djuhandhani menegaskan bahwa Polda Sulawesi Selatan akan terus berkomitmen menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan prima, penegakan hukum yang profesional, dan pengawasan internal yang kuat.
(Rls/Ricky).
Editor: MD.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





