
SUARAIMBANG.COM, BANTAENG – Operasi Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, resmi dihentikan pada Jumat (23/01/2026). Kepala Basarnas, Marsekal Madya Muhammad Syafi’i, menyampaikan terima kasih kepada seluruh potensi SAR yang telah membantu dalam proses pencarian dan evakuasi para korban.
“Seluruh korban telah ditemukan dan dievakuasi. Kami ucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, stakeholder provinsi, kabupaten/kota, relawan, dan masyarakat umum yang telah berjuang bersama dalam operasi ini,” ujar Muhammad Syafi’i dalam konferensi pers.
Salah seorang relawan dari Mapala Politeknik Negeri Ujung Pandang, Muhammad Hafidzh Samad, mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan adalah bukti pengabdian kepada masyarakat.
“Mahasiswa adalah para tokoh muda yang diharapkan menjadi generasi intelek guna melanjutkan tongkat estafet bangsa Indonesia ke depan,” katanya.
Hafidzh Samad juga menyampaikan bahwa kegiatan mereka yang sering naik turun gunung adalah bentuk kecintaan kepada alam dan upaya untuk menjaga alam itu sendiri.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.




