
“Tugas kita memastikan setiap kemajuan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Pembangunan harus terasa adil dan inklusif, bukan hanya tercatat dalam angka,” tandas bupati.
Sementara itu, Khatib Shalat Idul Fitri, Prof. Dr. H. Abdul Hamid Habbe, S.E yang merupakan dosen Ekonomi Syariah UINAM Makassar, dalam khutbahnya menekankan bahwa hari kemenangan merupakan ujian untuk menjaga nilai Ramadan, terutama empati dan kepedulian sosial, yang relevan dengan upaya menjaga amanah.

Tampil sebagai Imam, Ustad M. Abd Hazis Hamzah Daeng Bate. Turut hadir dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri tersebut antara lain Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Khalifah, Ustad Syamhur Dg. Rote Ketua Forum Kemitraan Kepolisian Masyarakat (FKKM) Samata, Ir. H. Husain Dg. Raga, Ketua UPZ Baznas Masjid NK, Dr. Syafri Arif, M.Hut, serta beberapa tokoh masyarakat lainnya.
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri di lapangan BSP tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri jamaah yang mendiami kompleks BSP dan sekitarnya. Momentum Idul Fitri ini diharapkan menjadi penguat persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam mendukung pembangunan Kabupaten Gowa yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
GUS/EDITOR MD.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





