
Oleh: Sudarto (Dosen IPA PGSD FIP Universitas Negeri Makassar).
SUARAIMBANG.COM, MAKASSAR – Sains atau Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) bukan hanya sekadar pelajaran wajib di sekolah yang sering dianggap sulit, membingungkan, dan membosankan, melainkan sebuah petualangan tanpa henti yang bisa kita jalani sepanjang hari. Bayangkan jika kita semua menjadi detektif sains yang jeli dan penuh rasa ingin tahu, yang mampu menggali rahasia tersembunyi di balik setiap fenomena di sekitar kita—mulai dari aliran air yang tenang hingga uap air yang naik dan membentuk awan sebelum akhirnya turun sebagai hujan yang menyegarkan.
Langkah pertama adalah mulai mengamati hal-hal sederhana yang ada di sekitar kita setiap hari. Contohnya, saat memasak, perhatikan bagaimana suhu berubah, air dalam panci memuai, bagaimana tutup panci terangkat saat air mendidih, ataupun bagaimana intensitas nyala api kompor berubah sesuai pengaturan. Bahkan, perubahan beras menjadi nasi adalah fenomena kimia yang menarik untuk dikaji dan dipahami lebih dalam.
Saat berjalan, amati gaya gesek yang terjadi antara sepatu dan lantai—fenomena fisika nyata yang sering kita alami namun jarang disadari. Atau ketika berkendara melewati jalanan perbukitan yang berkelok, perhatikan bagaimana tikungan tersebut dirancang untuk memudahkan kendaraan melaju dengan aman, menggambarkan penerapan prinsip mekanika dan keselamatan yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Melatih kesadaran seperti ini tidak hanya melengkapi pengetahuan IPA, tapi juga mengasah kemampuan mengamati dan berpikir ilmiah dalam aktivitas sehari-hari secara alami. Dengan belajar dari fenomena sederhana di sekitar kita, sains menjadi sesuatu yang hidup, dekat, dan menyenangkan untuk dipelajari hari demi hari.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





