
Imam Ibnu Hajar Al-’Asqalani menjelaskan bahwa Lailatul Qadar hanya ada di bulan Ramadhan, kemudian pada sepuluh malam terakhir, dan pada malam-malam ganjilnya. Tidak terbatas pada satu malam tertentu saja, inilah yang ditunjukkan oleh kumpulan dalil-dalil yang ada mengenai hal tersebut.
Lalu, amalan apa yang bisa dikerjakan guna menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan? Ibnu Rajab Al-Hanbali mengatakan bahwa mengkombinasikan antara shalat, membaca Al-Quran, berdoa, dan tafakur adalah amal yang paling utama dan paling sempurna dikerjakan pada malam-malam sepuluh akhir bulan Ramadhan.
Doa yang diajarkan Nabi saw untuk Lailatul Qadar adalah:
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka ‘afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwan fa’fu ‘anni.
Artinya, “Sesungguhnya Engkau dzat yang maha memaafkan, menyukai memaafkan maka maafkanlah aku.” [*].
Dikutip dari Islam.nu.or.id.
Editor MD.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





