Lailatul Qadar: Malam Kemuliaan yang Tak Terhingga

  • Bagikan
Orang shalat malam. (Sumber Foto: www.um-surabaya.ac.id).

Imam Ibnu Hajar Al-’Asqalani menjelaskan bahwa Lailatul Qadar hanya ada di bulan Ramadhan, kemudian pada sepuluh malam terakhir, dan pada malam-malam ganjilnya. Tidak terbatas pada satu malam tertentu saja, inilah yang ditunjukkan oleh kumpulan dalil-dalil yang ada mengenai hal tersebut.

Lalu, amalan apa yang bisa dikerjakan guna menghidupkan malam-malam akhir Ramadhan? Ibnu Rajab Al-Hanbali mengatakan bahwa mengkombinasikan antara shalat, membaca Al-Quran, berdoa, dan tafakur adalah amal yang paling utama dan paling sempurna dikerjakan pada malam-malam sepuluh akhir bulan Ramadhan.

Doa yang diajarkan Nabi saw untuk Lailatul Qadar adalah:

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka ‘afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwan fa’fu ‘anni.

Artinya, “Sesungguhnya Engkau dzat yang maha memaafkan, menyukai memaafkan maka maafkanlah aku.” [*].

Dikutip dari Islam.nu.or.id.

Editor MD.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan