
SUARAIMBANG.COM, BANTAENG – Sebuah kejadian luar biasa terjadi di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (15/11/2025) pagi sekira pukul 09.00 WIT. Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, yang baru saja selesai dibangun setahun lalu, menjadi korban cuaca ekstrem.
Angin kencang yang disertai hujan deras menyebabkan atap gedung tersebut terbawa angin dan jatuh di depan kantor, menutupi akses jalan perkantoran.

Kejadian ini membuat warga sekitar geger. “Saya tidak pernah melihat kejadian seperti ini sebelumnya. Angin kencang sekali, sampai-sampai atap gedung bisa terbawa angin,” kata seorang warga Bantaeng di lokasi kejadian.
Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena para pegawai sedang libur. Namun, kerugian materil yang dialami sangat besar. “Kami belum bisa memastikan kerugian yang dialami, namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” kata seorang pegawai Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng yang enggan disebutkan namanya.

Gedung PLHUT yang berlantai 2 dan memiliki fasilitas modern, kini menjadi perhatian warga sekitar. Petugas dan pegawai sedang membersihkan puing-puing atap dan kaca penyangga ruangan aula yang rusak.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat terjadi kapan saja. “Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi, dan siap memberikan support penanganan bencana,” kata Faisal, SSTP., M.Si Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantaeng.
Laporan MD.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





