Jambore PNFI 2026: Bersatu untuk Mengembalikan Dirjen PNFI

  • Bagikan
Ketua Forum Komunikasi PKBM Kota Makassar, Ir. A. Ahmad Pananrang, (kiri) bersama Ketua Umum APPNFI, Dr. M. Ishaq Maulana, S.Pd, M.Pd, (kedua dari kiri) saat Jambore Nasional PNFI 2026 di Jembrana, Bali. (Foto : istimewa).

SUARAIMBANG.COM, JEMBRANA, BALI – Jambore Nasional Pendidikan Non Formal dan Informal (JAMNAS PNFI) 2026 yang berlangsung pada tanggal 6-9 Februari 2026 di Jembrana, Bali, menjadi ajang penting bagi para penggiat dan pejuang PNFI dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini diinisiasi oleh Aliansi Pejuang Pendidikan Non Formal dan Informal (APPNFI) dan diikuti oleh sekitar 500 orang peserta.

Jambore ini tidak hanya menjadi ajang silaturrahmi dan berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi momentum untuk mempertegas komitmen para penggiat PNFI dalam memperjuangkan pengembalian Direktorat Jenderal Pendidikan Non Formal dan Informal (Dirjen PNFI) di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai rumah besar PNFI.

Para peserta Jambore Nasional PNFI 2026 saat melakukan sesi diskusi. (Foto istimewa).

“Dalam menghadapi kesulitan dan rintangan, kita seringkali merasa terjebak dan tidak tahu bagaimana cara mengatasinya. Semangat kita harus menjadi api yang membakar, sehingga tidak ada rintangan yang tidak dapat diatasi,” ujar Ketua Umum APPNFI, Dr. M. Ishaq Maulana, S.Pd, M.Pd, dalam sambutannya pada Jambore Nasional PNFI 2026.

Dr. Ishaq juga menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama dalam memperjuangkan pengembalian Dirjen PNFI. “Kita tidak dapat melakukannya sendirian, kita perlu bekerja sama, berkolaborasi, dan berbagi semangat untuk mencapai tujuan kita,” tambahnya.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan