
Pengawasan dan pengendalian kualitas konstruksi yang lemah diduga menjadi penyebab utama kerusakan ini. “Makanya kami meminta agar pihak terkait segera melakukan evaluasi dan perbaikan untuk memastikan bangunan memenuhi standar keselamatan dan kualitas,” pinta Sekjen LACAK.
Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SMP IT AL-IKHSAN WAHDAH ISLAMIAH Kabupaten Bantaeng, Muheran, pada Rabu, (1/4/2026) mengatakan bahwa proyek pembangunan tersebut sudah serah terima dan laporan sudah diterima di Kejaksaan, serta sudah diperiksa oleh BPK.

“Kerusakan pada bangunan sekolah, khususnya retakan pada Selasar, diakibatkan oleh banjir (bencana) yang tidak bisa dihindari karena memang terjadi bencana alam,” kata Muheran. Dia berjanji akan memperbaiki dalam waktu dekat kerusakan-kerusakan keseluruhan Selasar yang retak.
Muheran menegaskan bahwa sekolah akan bekerja sama dengan tim teknis dan pihak terkait untuk memastikan perbaikan dilakukan dengan baik, memenuhi standar kualitas.
TIM/Editor SI.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





