Belajar Politik Identitas Islam dari Kemenangan Zohran Mamdani di New York Amerika Serikat

  • Bagikan
Zohran Mamdani, Wali Kota Muslim pertama New York. (Foto: Instagram Zohran Mamdani).

Mamdani turun langsung ke komunitas, berdialog dengan warga, dan berbicara menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Strategi bottom-up communication yang ia terapkan menunjukkan bahwa komunikasi politik yang efektif bukan tentang retorika besar, tetapi tentang mendengarkan dan memberi ruang bagi suara rakyat.

Program unggulan Zohran Mamdani menjadi daya tarik utama dalam kampanyenya. Dua di antaranya yang paling banyak dibicarakan adalah bus kota gratis dan perluasan layanan penitipan anak umum. Program transportasi gratis dirancang untuk meringankan beban ekonomi warga serta membuka akses yang lebih luas terhadap pekerjaan dan pendidikan. Sementara layanan penitipan anak membantu keluarga pekerja, terutama para ibu, agar bisa bekerja tanpa terbebani biaya perawatan anak. Kedua kebijakan ini menunjukkan bahwa Mamdani tidak hanya berbicara soal keadilan sosial, tetapi berusaha menerapkannya dalam bentuk kebijakan nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

Bus gratis memang sangat penting. Ketika saya tinggal di Australia selama empat tahun, beberapa pemerintah negara bagian juga menerapkan kebijakan serupa. Ada yang memberikan transportasi gratis sepenuhnya, ada pula yang hanya berlaku pada hari-hari tertentu. Di kota Wollongong, misalnya, bus gratis beroperasi dari pagi hingga malam di rute tertentu. Sementara di New South Wales, tiket gratis atau potongan harga sering diberlakukan pada hari-hari penting. Salah satu tujuannya adalah mendorong warga untuk lebih banyak beraktivitas bersama keluarga. Dengan semakin seringnya keluarga berwisata atau berekreasi, diharapkan hubungan mereka menjadi lebih harmonis, sehingga terhindar dari perceraian.

Kemenangan Mamdani juga berkat dukungan yang tidak ringan dari komunitas Muslim dan Asia Selatan. Dalam kampanyenya, ia aktif mendatangi masjid-masjid, berbicara langsung di hadapan jamaah, dan bahkan merilis iklan kampanye dalam bahasa Arab untuk menjangkau pemilih Muslim. Dukungan moral dan finansial dari komunitas ini menjadi modal penting dalam memperluas basis dukungan politiknya. Pendekatan Mamdani bukan sekadar memanfaatkan identitas agama atau etnis, tetapi menjadikannya jembatan untuk membangun solidaritas lintas komunitas imigran dan minoritas yang terasa kurang terwakili dalam politik Amerika.

                               
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
  • Bagikan