
SUARAIMBANG.COM, BANTAENG – Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Tahun 2026, yang bertajuk “Membangun Generasi Unggul yang Inklusif dan Responsif Gender untuk Bantaeng Bangkit”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Balai Kartini, Rabu (1/4/2026).
Musrenbang Tematik ini membahas tiga isu strategis, yaitu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, percepatan penanganan stunting, serta peningkatan pelayanan bagi penyandang disabilitas. Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, menekankan bahwa anak-anak dan perempuan adalah dua pilar utama dalam pembangunan peradaban sebuah daerah.

“Jika keduanya kuat, maka fondasi pembangunan kita juga akan kokoh,” ujarnya. Bupati juga menyampaikan capaian membanggakan Kabupaten Bantaeng dalam upaya percepatan penurunan stunting. Pada Juli 2025, Kabupaten Bantaeng menjadi salah satu penerima Dana Insentif Fiskal (DIF) atas kinerja terbaik dalam penurunan stunting tingkat nasional tahun 2025.
Kepala Bappeda Kabupaten Bantaeng, Indrawan Lestari, menyampaikan bahwa Musrenbang Tematik diselenggarakan sebagai wadah partisipatif untuk menggali dan merumuskan permasalahan serta kebutuhan khusus perempuan, anak, dan kelompok rentan.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan spesifik perempuan dan anak di daerah agar dapat terintegrasi dalam kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.
FIK/ EDITOR MD.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





