
Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan informasi tambahan bila menemukan dugaan kejanggalan dalam proses pembangunan gedung tersebut.

“Kami membuka kanal pelaporan publik. Semakin banyak data yang masuk, semakin kuat dasar kami saat melapor ke APH. Ini demi kepentingan masyarakat dan demi menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran negara,” tutup Burhan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kemenag Bantaeng maupun Kanwil Kemenag Sulsel berkilah penyebab robohnya bagian bangunan PLHUT tersebut akibat cuaca dan angin kencang.
(Rls/Tim).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.




