
Selain itu, H. Lexi M.B. SH, juga mengupas arti pertemanan yang baik dalam pandangan Allah SWT, seperti teman yang baik itu, ketika kita melihat, menatap, dan bersamanya, maka kita selalu ingat Allah.
Sementara itu, dalam tauziahnya, Ustad Indarsyam menjelaskan tentang kisah Nabi SAW mengamini doa Malaikat Jibril A.S. Dikisahkan ketika Nabi menaiki mimbar, pada tangga pertama beliau berucap âmîn. Pada tangga kedua dan ketiga beliau juga berucap âmîn.
“Para sahabat bertanya-tanya ada apa gerangan Rasulullah SAW sampai mengucapkan amin tiga kali dan meminta mereka merapat ke dinding mimbar. Wahai Rasulullah, kami mendengar engkau mengucapkan âmîn tiga kali,” ujar Ustad Indarsyam.
Maka Nabi SAW menjelaskan bahwa pada tangga pertama tadi, Jibril mendatangiku dan mengatakan: Celaka orang yang menjumpai Ramadhan dan melewatinya tapi dosa-dosanya tidak diampuni. Maka Nabi SAW mengucapkan ‘âmîn’.
“Pada tangga kedua Jibril berkata: Celaka orang yang menjumpai kedua orang tuanya atau salah satu dari keduanya tapi hal itu tidak bisa memasukkannya ke surga. Maka Nabi SAW kembali mengucapkan ‘âmîn’.” katanya.
Lanjut di tangga ketiga, tambah Ustad Indarsyam, Jibril kembali berkata: Celaka orang yang ketika namamu disebut di dekatnya, tapi ia tidak bershalawat padamu. Maka Nabi SAW kembali mengucapkan ‘âmîn’.
Ustad Indarsyam juga berpesan agar memperbanyak doa dan zikir di akhir-akhir Ramadhan serta meminta kepada jamaah yang kelak masuk Surga agar mengingatnya.
“Melalui podium ini saya berpesan kepada kita semua, termasuk Pak Ketua, jika kelak nantinya takdir kita masuk dalam Surga, maka ingatlah kami, carilah kami di Neraka, dan ajak pula kami masuk ke dalam Surga,” pinta Ustad Indarsyam.
Laporan Sugiri/Editor MD.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





