
Kepala Seksi Operasi, Andi Sultan, S.E., turut menambahkan imbauan kepada para wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di alam terbuka.
“Untuk para wisatawan yang sering melakukan kegiatan wisata, khususnya di wilayah Tompobulu, kami mengimbau agar selalu waspada. Kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi. Apalagi saat ini curah hujan di Kabupaten Maros cukup tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan air bah secara tiba-tiba,” ucapnya.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Basarnas, TNI, Polri hingga masyarakat sekitar dan potensi sar lainnya. Kondisi arus sungai yang deras serta medan yang cukup sulit menjadi kendala selama proses pencarian.
Dengan telah ditemukannya seluruh korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup.
EDITOR MD.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi dan/atau tujuan menghasut.





